ASUHAN KEBIDANAN YANG BERKELANJUTAN PADA NY. ”I” MASA KEHAMILAN SAMPAI DENGAN MASA NIFAS DI PBM SITI KOMARIYATUN, AMd, Keb., KECAMATAN BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2019

Authors

  • wiwik muhidayati a:1:{s:5:"en_US";s:27:"stikes rajekwesi bojonegoro";}
  • Nur Azizah stikes rajekwesi bojonegoro
  • Hana Febi Artasari stikes rajekwesi bojonegoro

Abstract

Pada ibu hamil obesitas dengan riwayat abortus merupakan kehamilan resiko tinggi yang memerlukan perhatian khusus, kondisi obesitas dengan riwayat abortus dapat membahayakan keadaan ibu dan bayi. Riwayat Abortus pada kehamilan mempunyai efek terhadap kehamilan berikutnya, baik timbulnya penyulit maupun pada hasil kehamilan itu sendiri, bisa terjadinya perdarahan/ abortus berulang, persalinan premature, resiko BBLR, infeksi masa nifas. Tujuannya adalah memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, neonatus dan KB dengan menggunakan metode pendekatan manajemen kebidanan pada Ny “I” dengan riwayat abortus di PBM Siti Komariyatun, AMd, Keb., Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro.Laporan tugas akhir ini dalam bentuk asuhan kebidanan berkelanjutan yang menggunaka manajemen kebidanan Varney yang didokumentasikan dalam metode SOAP. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan laboratorium, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Subjek penelitian ini adalah Ny “I” usia kehamilan 34-35 minggu yang mengalami obesitas dengan riwayat abortus sampai dengan ibu memutuskan menggunakan alat kontrasepsi Keluarga Berencana. Dalam pengumpulan data dimulai dari anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, yang selanjutnya didokumentasikan sesuai dengan diagnosis asuhan kebidanan.Hasil asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. ”I” selama kehamilan trimester III dengan riwayat abortus, pada persalinan postdate dilakukan persalinan SC sehubungan dengan tidak ada peningkatan pembukaan setelah drip misoprostol ½ tablet sesuai advis dokter karena tidak ada peningkatan his, pada BBL mengalami asfiksia sedang, pada masa nifas dengan nifas normal dan menjadi akseptor baru alat kontrasepsi Suntik 3 bulan.Kesimpulan dari asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. ”I” dengan kehamilan normal (riwayat abortus) dengan melakukan asuhan kebidanan pemeriksaan ANC terpadu di puskesmas. Diharapkan bagi bidan dapat meningkatkan asuhan kebidanan secara continuity of care dalam melakukan pelayanan yang lebih berkualitas, memberikan informasi tentang bahaya riwayat abortus dan mencegah agar tidak adanya kejadian ketuban pecah dini pada ibu hamil selanjutnya dengan memberikan penyuluhan, pendekatan ibu hamil, terlebih sebagian besar wanita hamil usianya kurang dari 20-35 tahun. Kata kunci : Asuhan kebidanan kehamilan, persalina, nifas, Bayi Baru Lahir, Pelayanan Keluarga

Published

2021-02-10